Mukena Bali Jumputan / Tie Dye

Sold Out
Mukena Jumputan Biru 38

Mukena Jumputan Biru 38

Product Code: MBJ-38
Sold Out
Mukena Jumputan Cokelat Muda 37

Mukena Jumputan Cokelat Muda 37

Product Code: MBJ-37
Sold Out
Mukena Jumputan Oranye 36

Mukena Jumputan Oranye 36

Product Code: MBJ-36
Sold Out
Mukena Jumputan Ungu Muda 35

Mukena Jumputan Ungu Muda 35

Product Code: MBJ-35
Sold Out
Mukena Jumputan Hijau Muda 34

Mukena Jumputan Hijau Muda 34

Product Code: MBJ-34
Sold Out
Mukena Jumputan Peach 33

Mukena Jumputan Peach 33

Product Code: MBJ-33
Sold Out
Mukena Jumputan Biru Muda 32

Mukena Jumputan Biru Muda 32

Product Code: MBJ-32
Sold Out
Mukena Jumputan Merah 31

Mukena Jumputan Merah 31

Product Code: MBJ-31
Sold Out
Mukena Jumputan Ungu 30

Mukena Jumputan Ungu 30

Product Code: MBJ-30
Sold Out
Mukena Jumputan Tosca Muda 29

Mukena Jumputan Tosca Muda 29

Product Code: MBJ-29
Sold Out
Mukena Jumputan Ungu 28

Mukena Jumputan Ungu 28

Product Code: MBJ-28
Sold Out
Mukena Jumputan Cokelat 27

Mukena Jumputan Cokelat 27

Product Code: MBJ-27

Mukena adalah salah satu perlengkapan sholat yang sangat penting bagi para muslimah. Mukena yang sejuk dan nyaman bisa membuat ibadah shalat menjadi lebih khusyuk. Mukena rayon dengan motif jumputan / tie dye khas Bali tersedia dalam beragam motif-motif yang indah dan warna-warna yang cantik. Terbuat dari rayon kelas I yang sejuk di badan. Sangat cocok bagi Anda yang menginginkan mukena unik, tetapi tetap modis serta nyaman (sejuk) di badan.

Mukena Pelangi dikenal juga dengan nama Mukena Jumputan atau Mukena Tie Dye. Secara umum ada beberapa tahapan dalam pembuatan motifnya, yaitu:

  • pencucian bahan kain untuk menghindari penyusutan kain agar pola dan ukuran dapat sesuai dengan yang diinginkan,
  • proses pengikatan untuk membentuk motif tertentu dengan menggunakan teknik ikat, teknik jelujur, teknik simpul dan teknik bungkus,
  • proses pewarnaan dengan menggunakan bahan pewarna dan bahan pengikat agar warna tidak mudah pudar,
  • proses pencucian yang diulang beberapa kali sesuai dengan tingkat kecerahan warna yang diinginkan, dan
  • proses pengeringan untuk menghasilkan tingkat kerataan warna yang baik.

Sebagai hasil dari proses manual, maka skill dari para pengrajin baik dari proses pencampuran warna, tehnik pengikatan, ketelitian dan kebersihan yang akan memberikan ciri khas pengrajin satu dengan lainnya.